Dari Tiga, Tumbuh Dua Puluh

Memberi Untuk Negeri

Dari Tiga, Tumbuh Dua Puluh

July 28, 2020 artikel 0
Dari tiga, tumbuh dua puluh

Lazismumojokerto.org – Kebaikan ibarat air mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Mengalir dengan cepat. Ibarat itu pula kebaikan yang diawali tiga ibu di Kecamatan Trawas.

Ketiganya mengawali ‘patungan’ infak melalui kaleng 3S Lazismu. Lembar per lembar, koin per koin, tak terasa selama sebulan terkumpul angka Rp 400 ribu. Kaleng infak yang tak seberapa besarnya, ternyata menarik minat yang besar.

Ibu-ibu di sekitar Dusun Kemlagi, Desa Kesiman, Kecamatan Trawas tertarik untuk ikut infak serupa. Ibu Aisyah yang juga ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Trawas berinisiasi mengundang Lazismu untuk menjelaskan lebih jauh tentang program Lazismu kepada ibu-ibu tersebut.

Kegiatan itu dihadiri sekira 20 ibu dan empat orang bapak yang tak lain pengurus Muhammadiyah. “Barangsiapa mengadakan pertemuan yang bertujuan baik dan mencegah perbuatan buruk, in syaa Allah bernilai kebaikan. Dan kita ini termasuk,” ujar Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Trawas, Abdul Wahab.

Dalam kesempatan tersebut, Manager Lazismu Kabupaten Mojokerto, Khoirul Azmi Ridho menyampaikan potensi zakat di bumi Majapahit ini masih sangat besar. Sebab, dari jumlah penduduk berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tak sampai satu persen yang sudah menyalurkan zakatnya.

“Padahal, yang daftar haji sampai antre-antre, tapi zakatnya nanti-nanti,” ujar Ridho.

Infak dan sedekah tak perlu menunggu kaya. Slogan tersebut digaungkan Lazismu kepada calon donatur. Sebab, memang tak perlu menunggu kaya agar bisa bersedekah. Mendukung slogan tersebut, Lazismu menyediakan kaleng filantropi keluarga sakinah.

Kaleng tersebut bisa ditempatkan di masing-masing rumah, sehingga seluruh anggota keluarga bisa berinfak. “Setiap bulan, atau jika sudah penuh, bisa dijemput oleh amil kami,” imbuh Ridho.

Bersambut, kaleng tersebut langsung diserbu hadirin. Masing-masing antusias mengambil kaleng untuk ditempatkan di rumahnya. Dari tiga orang, tumbuh menjadi dua puluh orang. Semakin banyak kaleng terisi, semakin banyak penerima manfaatnya. (ich)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
1
Hai, ada yang bisa kami bantu?