Dengan Basic Cash and Market Training Penyaluran Bantuan Korban Bencana Lebih Tepat Sasaran, Efektif dan Efisien serta Tidak Terkesan Boros

Lazismujatim.org – Lembaga Penanggulangan Bencana Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah atau yang lebih dikenal dengan nama Muhammadiyah Disaster management Center (MDMC) semakin memantapkan kiprahnya dalam aksi-aksi kemanusiaan, baik secara nasional maupun internasional. Mitra strategis LAZISMU ini telah dikenal dalam kancah internasional terutama Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations) mengakui MDMC sebagai badan kemanusiaan bertaraf dunia.

Guna memantapkan peran maka LPB atau MDMC Pusat bersama LAZISMU senantiasa menyelenggarakan berbagai penguatan kepada para Pegiat dan Relawan MDMC di berbagai jenjang. Kali ini MDMC bareng LAZISMU mengadakan acara bertema “BASIC CASH & MARKET TRAINING” (24/6/22). Kegiatan yang bertempat di Burza Hotel kota Yogyakarta ini dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 26 Juni 2022. Pesertanya adalah para pimpinan MDMC dan LAZISMU tingkat wilayah dari DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Budi Setiawan, S.T selaku ketua MDMC Pusat dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini adalah sebuah kegiatan yang baru bagi MDMC. Tentu dengan semangat al-Maun MDMC-LAZISMU tampil untuk memberikan kepada orang yang membutuhkan, dengan cara yang diperhitungkan dengan tepat dan cepat.

Budi Setiawan juga bercerita bahwa ia sangat tertarik dengan yang disampaikan oleh Ustadz Dr M Saad Ibrahim, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur ketika bertemu sehari sebelum acara ini di Jawa Timur, bahwa gerakan filantropi LAZISMU yang sudah luar biasa ini harus didukung dengan pelaksanaan yang tepat. Kebersamaan antara MDMC dan Majelis atau Lembaga lain di Muhammadiyah juga harus dilakukan dengan tepat juga.

Pentingnya Manajemen Kebencanaan yang Tepat dan Terpadu

MDMC Pusat dalam rangka mengembangkan kapasitas dan kualitas respon bencana menyelenggarakan kegiatan Program Readiness to Respond (R2R) – Capacity strengthening for cash readiness in Emergency in Indonesia dengan mengadakan Basic Cash and Market Training yang dilaksanakan dengan model Materi dan Diskusi untuk merumuskan Model Gerakan yang terintergrasi dan terpadu.

Acara ini dimaksudkan sebagai ajang diskusi guna memberi berbagai masukan berkaitan teknis bantuan kebencanaan. Metode yang akan diterapkan yaitu Cash Voucher Asisten supaya menjadi panduan di lapangan dan diharapkan sebagai guidence yang tepat.

Dalam Materi pertama tentang Penaggulangan Bencana dan Tanggap Darurat oleh Indrayanto, pegiat MDMC Pusat, disampaikan tentang layanan minimal yang telah dilakukan oleh MDMC atau Muhammadiyah secara kelebihan dan kekurangannya.

Program ini menerapkan standar terbaik dalam program Bantuan Tunai dan Kupon atau Cash Voucher Assistance (CVA) pada keadaan darurat krisis melalui peningkatan kesiapsiagaan di bidang tersebut yang mencakup empat bidang pekerjaan utama

Pertama berfokus pada penguatan kapasitas MDMC di tingkat Pusat dan Wilayah, dan LAZISMU di tingkat Pusat dan Wilayah di regional Jawa. Kedua, membangun kapasitas teknis tim MDMC dan LAZISMU dalam mekanisme bantuan Voucher atau tunai berdasarkan prioritas bantuan darurat kebencanaan.

Ketiga, mengembangkan sistem dan proses global, sistem dan proses kerja MDMC beserta LAZISMU supaya lebih efektif, layak, serta sesuai untuk Bantuan Tunai. Keempat, mengubah budaya organisasi MDMC dan LAZISMU supaya percaya pada Bantuan Tunai yang banyak dikembangkan berbagai organisasasi kemanusiaan, seperti halnya MDMC mempercayai proses pelokalan.

MDMC dengan dukungan CRS akan memimpin pelatihan untuk MDMC dan Lazismu di tingkat Pusat dan Wilayah regional Jawa untuk membangun pemahaman bersama atas prinsip dasar program Bantuan Tunai dan Kupon/Cash Voucher Assistance (CVA) termasuk diantaranya :

  1. Konsep dasar Bantuan Tunai dan Kupon (CVA), Kajian dan perancangan, termasuk kajian pasar dan analisa, kelayakan bantuan tunai, analisa respon.
  2. Pemilihan mekanisme distribusi bantuan tunai
  3. Langkah-langkah pelaksanaan program
  4. Perlindungan data, perlindungan, keamanan, serta pembuatan program yang baik
  5. Analisa risiko dan tindakan mitigasi
  6. Pemantauan program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA)

Pelatihan ini memberikan gambaran besar atas komponen kunci dari siklus program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA), juga memberikan ruang untuk peserta pelatihan membagikan pengalaman pelaksanaan program Bantuan Tunai.

Mengapa program R2R CVA (Cash Voucher Assistance) ini sangat penting untuk dilaksanakan ?

Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) sudah terbukti dan menjadi cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak baik dalam tanggap darurat yang sifatnya lambat dan tanggap darurat yang terjadi dengan cepat.

Penggunaan Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) dapat mendorong percepatan ekonomi lokal dengan memberikan dukungan dana tunai ke pasar lokal dan mampu lebih efektif dan efisien dengan sumber daya yang terdapat pada saat menghadapi krisis yang semakin sering dan semakin besar di seluruh dunia.

Dalam strategi besar MDMC akan fokus berperan menjadi katalisator perubahan transformasional yang mencakup fokus pada tanggap bencana dan meningkatkan program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA). MDMC telah berpengalaman dalam respon tanggap darurat menggunakan Bantuan Tunai dan Kupon (CVA). Dengan frekuensi dan kecepatan kerja yang diperlukan dalam konteks tanggap darurat seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan topan di Indonesia, MDMC ditingkat Pusat maupun Wilayah diharapkan dapat mendukung kerja tanggap darurat lebih luas lagi dimasa depan.

Keikutsertaan dalam Proyek R2R akan membantu dan memberikan penguatan kapasitas MDMC dan LAZISMU untuk memahami serta melihat proses, teori, sistem dari program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA). Karena pelatihan dasar Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) ini akan memberikan kesempatan bagi MDMC di tingkat Pusat maupun Wilayah untuk mulai membangun pemahaman dan keterampilan yang mendukung program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) dalam merespon tanggap darurat. Proses tersebut dilengkapi dengan kegiatan lain yang bertujuan untuk mendukung prosedur dan perangkat yang relevan dengan konteks Indonesia.

Harapan.

Pelatihan ini juga mencakup konsep dasar dan berbagi pembelajaran, serta menawarkan kesempatan bagi MDMC dan LazisMu untuk memiliki pengetahuan dasar yang kuat atas proyek R2R di Indonesia. Proyek ini juga memfasilitasi pelatihan tambahan dan penguatan kapasitas yang mungkin diperlukan selama implementasi.

Diharapkan dengan acara ini peserta yang juga pimpinan dan pegiat MDMC dan LAZISMU wilayah beserta Pusat maupun regional Jawa memiliki pemahaman yang sama atas konsep dasar Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) serta pasar. Dampaknya peserta memahami kajian dan proses perancangan untuk program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) dan pertimbangan kunci ketika memutuskan Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) dinilai sebagai pilihan yang layak dalam beragam skenario.

Peserta bisa memahami langkah awal dan langkah-langkah implementasi dari program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA), termasuk cara memilih mekanisme pengiriman dana tunai yang tepat, dan praktik baik yang dijalankan untuk memastikan pelaksanaan Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) yang aman dan bermartabat.

Kemudian peserta juga memahami prinsip dasar dari pemantauan selama pelaksanaan program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) dengan risiko utama yang terkait dengan program Bantuan Tunai dan Kupon (CVA) serta tindakan mitigasi yang mungkin dapat dijalankan.

Terakhir, pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan yang layak untuk melaksanakan pelatihan replikasi di wilayah masing-masing yang selanjutnya mengadakan forum jejaring untuk berbagi pengalaman diantara pimpinan MDMC dan LAZISMU di tingkat Pusat dan regional Jawa. (Ad/GusMa)

Lazismu Kabupaten Mojokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga Berita yang Lain